PT Dahana memborong penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penghargaan meliputi Zero Accident, P2K3 Kategori Platinum, P2 HIV-AIDS Kategori Gold, dan P2TB Kategori Silver diserahkan secara langsung oleh Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., kepada GM K3LH Dahana Dewi Kurniaty di Kantor Disnakertrans Jawa Barat, Bandung, pada hari Rabu, 21 Januari 2026.

Dewi Kurniaty menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, pencapaian ini merupakan refleksi dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan operasional yang aman dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa bagi Dahana, penerapan standar K3 bukanlah sekadar pemenuhan regulasi semata, melainkan telah menjadi budaya kerja yang melekat di setiap lini aktivitas perusahaan, mulai dari manajemen puncak hingga karyawan/ti yang bertugas di lapangan.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur dapat membawa pulang empat penghargaan sekaligus di awal tahun 2026 ini. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Dahana menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan di atas segalanya. Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kedisiplinan seluruh insan Dahana dalam menjaga lingkungan kerja yang nihil kecelakaan,” ujar Dewi Kurniaty.

Sistem K3 di Dahana dirancang dengan standar tinggi mengingat industri bahan peledak memiliki risiko ekstrim (extreme risk). Perusahaan menerapkan prosedur ketat dalam setiap operasi, mulai dari produksi, distribusi, hingga pekerjaan operasional di lapangan. Selain aspek keselamatan, Dahana juga memperluas cakupan perlindungan pekerjanya dengan beragam program peningkatan budaya K3.

Dahana rutin melakukan Medical Check-Up (MCU) karyawan setiap tahunnya, menggelar webinar, pencegahan dan sosialisasi kesehatan tentang penyakit menular dan tidak menular, serta memiliki program kebugaran setiap pekannya untuk meningkatkan kesehatan karyawan.

Dalam memperingati Bulan K3 Nasional 2026, Dahana turut menggelar berbagai acara seperti, jalan sehat dan senam sehat, lomba Fire Drill, Safety Poster, Virtual Run & Ride, HSSE Mastery Challenge, hazard hunt, Safety Video Challenge, HSE On site, donor darah, pelatihan basic life support hingga sosialisasi HIV/Aids dan TB bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Dewi Kurniaty menyadari bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. Ia menekankan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi Dahana untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan di setiap aspek.

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh karyawan Dahana yang telah disiplin menerapkan prosedur dan budaya K3 setiap harinya. Namun, tugas kita belum selesai. Mari jadikan pencapaian ini sebagai semangat baru untuk terus menjaga zero accident dan memastikan setiap rekan kerja kita pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat,” pungkas Dewi Kurniaty.